ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

kondisi pertanian riau bisa dikatakan menanjak dan bisa dikatakan menurun. mengapa hala ini terjadi ? alasan yang tepat adalah komoditi yang ada yang dibudidayakan bukanlah komoditi sebagai bahan pangan masyarakat riau, melainkan komoditi yang menciptakan keuntungan.


dulu daerah kampar, bakinang dan lain - lainnya merupakan daerah yang menghasilakan padi untuk daerah Riau. namun, seiring dengan berjalannya waktu lahan - lahan yang menghasilkan padi itu telah di tumbuhi oleh tanaman yang menjadi komoditi di Riau dan Indoanesia yaitu kelapa sawit. kehilangan lahan - lahan yang menghasilkan padi akan melemahkan ketahanan pangan daerah Riau, ini akan mengakibatkan ketergantungan akan bahan pangan pokok keluar daerah (misal : sumatra barat). hal ini bisa mengancam ketersediaan bahan pokok pangan yaitu beras ke Riau apabila daerah penyuplai mengalami gangguan baik dalam produksi, sarana dan prasana dalam distribusi beras.


disatu sisi tanaman kelapa sawit merupakan tanaman yang memberikan dana kebadan pemerintahan melalui pajak. selain itu tanaman kelapa sawit yang harga jual TBS (tandan buah segar) nya dikatakan menjanjikan meningkatkan pendapatan para petani Riau.



semakin meningkatnya jumlah para petani kelapa sawit maka akan semakin berkurangnya petani yang memproduksi beras. maka yang dulunya petani tidak membeli beras dan orang di kota membeli beras dengan harga murah maka sekarang baik petani maupun orang yang buka petani membeli beras dengan harga mahal. di khawatirkan, jika produksi beras daerah penyuplai berkurang maka daerah Riau tidak mendapatkan pasokan beras. hal ini sangat ironis, uang banyak tapi tidak sesuatu untuk dimakan.

sekian dulu informasi dari STEP OF DREAM. jika ada yang salah, mohon kritik dan sarannya disampaikan dibawah ini.

jika anda mengcopy artikel ini maka jangan lupa mencantumkan link artikel ini http://alfiandoang.blogspot.com/2012/02/kondisi-pertanian-riau.html.

riau farming conditions could be said can be said uphill and downhill. hala why this happens? reason is a commodity that is not cultivated as a food commodity riau society, but rather a commodity that creates profits.

explanation:

first area of ​​Kampar, bakinang and others - the other is an area that produce rice for Riau. however, as time went on land - land that produces rice that has been in tumbuhi by plants that become commodities in Riau and Indoanesia namely palm oil. loss of land - land that produces rice will undermine food security Riau, this will lead to dependence on food staples out of the region (eg western Sumatra). it can threaten the availability of food staples such as rice to Singapore when the local supplier impaired both in production, facilities and infrastructures in the distribution of rice.



palm trees on the one side is a plant that provides funds kebadan government through taxes. besides palm plant sale price FFB (fresh fruit bunches) said its promising increase farmers' income Riau.



thing to worry about:

the increasing number of oil palm farmers it will be the reduction in farmers producing rice. then used to buy rice farmers and people in the town to buy rice at a low price so now both farmers and people who go to farmers to buy rice at high prices. in fear, if rice production is reduced, the local supplier of Riau not get supplies of rice. this is very ironic, but not a lot of money for something to eat.

so first information from STEP OF DREAM. if there is something wrong, please critique and suggestions presented below.

if you copy this article then do not forget to include a link of this article http://alfiandoang.blogspot.com/2012/02/kondisi-pertanian-riau.html.

About Step of Dream

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Find us on Facebook

THE HAPPENINGS

top sidebar ads


Top